Membrane Rui Group Bermitra dengan Toray untuk Kemajuan Membran RO
Pada tahun 2015, perusahaan kami selaput Rui Group dan Toray Corporation dari Jepang menandatangani perjanjian kerja sama, dan kedua pihak akan melakukan kerja sama mendalam dalam teknologi, produksi, dan penjualan membran osmosis terbalik. Kantor kami di Shanghai turut serta dalam upacara penandatanganan. Kemudian, kami mengajak perwakilan Jepang untuk mengunjungi pabrik produksi membran osmosis terbalik kami di Yancheng, Provinsi Jiangsu, yang memiliki sekitar 100 pekerja, dan beliau sangat puas dengan pabrik kami.

"Saya sangat terkesan dengan para pekerja di pabrik ini. Mereka pekerja keras, profesional, dan menghasilkan membran reverse osmosis berkualitas tinggi. Saya sangat senang dapat menjalin kerja sama ini dengan MR Group," ungkap perwakilan dari pihak Jepang. MR Group memiliki pangsa pasar yang besar di Tiongkok dan saat ini tengah mengalami pertumbuhan penjualan yang pesat di pasar luar negeri. Kemitraan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua belah pihak.

Proses produksi membran osmosis terbalik (membran roProses ini melibatkan beberapa langkah rumit, terutama mencakup mata rantai kunci seperti persiapan membran dasar, polimerisasi antarmuka, dan pasca-perlakuan. 1. Persiapan film dasar (lapisan pendukung) dan pemilihan material: material polimer berpori seperti polisulfon (PS) dan polietersulfon (PES) biasanya digunakan. Metode konversi fasa: Polimer dilarutkan dalam pelarut (seperti DMF), dilapisi menjadi film tipis dan direndam dalam pelarut non-polar (seperti air) untuk membentuk struktur berpori melalui pemisahan fasa. Persyaratan: Film dasar harus memiliki porositas tinggi, ukuran pori seragam (sekitar 20-50 nm) dan kekuatan mekanik yang baik. 2. Polimerisasi antarmuka (pembentukan lapisan aktif), diimpregnasi dengan larutan berair: film dasar direndam dalam larutan berair yang mengandung poliamina (seperti m-fenilenediamin, MPD) untuk mengadsorpsi monomer. Larutan fase minyak yang diimpregnasi: direndam kembali dalam pelarut organik (n-heksana) yang mengandung klorida asam (seperti trimelligotricarboxyl chloride, TMC), reaksi polikondensasi terjadi. Hasil reaksi: Lapisan aktif poliamida (PA) yang sangat tipis (sekitar 100-200 nm) terbentuk di permukaan film dasar, dengan tingkat desalinasi dan permeabilitas air yang tinggi. 3. Proses pasca-perlakuan, pembersihan: menghilangkan monomer residu dan zat perantara.Produk Pengeringan: Kendalikan kelembapan untuk menghindari penurunan kinerja membran. Pelapisan fungsional: Beberapa membran perlu dilapisi dengan lapisan pelindung (misalnya, polivinil alkohol) untuk meningkatkan ketahanan terhadap pengotoran. 4. Susun elemen membran, gulung film jadi dan jaring pengalihan, bahan penyegel, dan bahan lainnya menjadi elemen spiral dan masukkan ke dalam bejana tekan.
Saat ini, perusahaan kami memiliki berbagai model membran reverse osmosis, termasuk tekanan rendah, tekanan tinggi dan desalinasi air laut, anti-polusi dan sebagainya, untuk memenuhi semua skenario aplikasi.

_1745823981883.webp)

