Teknologi MBR Merevolusi Pengolahan Air Limbah dengan Efisiensi Tinggi
MBR(selaput Bio-Reaktor adalah proses pengolahan air limbah yang sangat efisien yang menggabungkan pengolahan biologis tradisional (seperti metode lumpur aktif) dengan teknologi pemisahan membran. Intinya adalah mengganti tangki sedimentasi sekunder tradisional dengan membran ultrafiltrasi atau mikrofiltrasi (ukuran pori 0.01~0.4 μm) untuk mencapai pemisahan air lumpur dan meningkatkan kualitas air limbah secara bersamaan. membran mbr Teknologi ini pertama-tama menghilangkan polutan organik yang mudah terurai dalam air melalui lumpur aktif, kemudian menggunakan modul membran untuk secara paksa menyaring lumpur aktif dan sebagian besar padatan tersuspensi dalam bioreaktor untuk mencapai pemisahan padat-cair antara air murni dan lumpur aktif, sehingga memperkuat reaksi biokimia dan meningkatkan efektivitas pengolahan air limbah serta kualitas air limbah yang dihasilkan.
Proses pengolahan MBR memiliki efek signifikan pada pengolahan COD dalam air limbah industri pupuk nitrogen, dan strain biokimia memiliki tahap kesehatan dan aklimatisasi yang singkat, dan efeknya stabil sejak hari ketiga. Baik dalam tahap pengolahan yang stabil maupun tahap operasi normal, laju penghilangan COD dapat dipertahankan, dan laju penghilangan pada dasarnya lebih dari 90%. COD ekspor rata-rata dikendalikan di bawah 30mg/L.
MBR merupakan kombinasi efisien antara teknologi pemisahan membran dan metode pengolahan biologis, dan asal usulnya adalah mengganti tangki sedimentasi sekunder dalam metode lumpur aktif dengan teknologi pemisahan membran untuk pemisahan padat-cair. Proses ini tidak hanya secara efektif mencapai tujuan pemisahan bubur, tetapi juga memiliki keunggulan yang tak tertandingi dari proses tradisional pengolahan limbah tersier:
1. Pemisahan padat-cair yang efisien, efek pemisahan jauh lebih baik daripada tangki sedimentasi tradisional, kualitas air limbah baik, padatan tersuspensi dan kekeruhan limbah mendekati nol, dan dapat langsung digunakan kembali, mewujudkan daur ulang limbah.
2. Efek intersepsi membran yang efisien membuat mikroorganisme terperangkap sepenuhnya dalam bioreaktor, mewujudkan pemisahan lengkap waktu retensi hidrolik reaktor (HRT) dan usia lumpur (SRT), dan kontrol operasinya fleksibel dan stabil.
3. Karena MBR menggabungkan tangki aerasi dan tangki sedimentasi sekunder dari pengolahan limbah tradisional menjadi satu, dan menggantikan semua fasilitas proses pengolahan tersier, maka luas lantai dapat dikurangi secara signifikan dan investasi teknik sipil dapat dihemat.
4. Kondusif untuk intersepsi dan reproduksi bakteri nitrifikasi, dan sistem memiliki efisiensi nitrifikasi yang tinggi. Melalui perubahan mode operasi, sistem ini juga dapat memiliki fungsi deamonisasi dan penghilangan fosfor.
5. Karena umur lumpur bisa sangat panjang, efisiensi degradasi bahan organik tahan api sangat meningkat.
6. Reaktor beroperasi pada beban volumetrik tinggi, beban lumpur rendah, dan umur lumpur panjang, serta keluaran lumpur residu sangat rendah.
7. Sistem ini mewujudkan kontrol PLC, dan pengoperasian serta manajemennya nyaman

_1745823981883.webp)

